Hoax: Benarkah Jokowi Jual 4 BUMN?

Pertanyaan: Beredar isu bahwa Jokowi menjual 4 BUMN. Benarkah?

Screen Shot 2017-05-01 at 10.44.00 AM.png

Jawaban: Hoax. Yang terjadi adalah rights issue. Ini adalah bentuk pemberian modal bagi BUMN tanpa harus menyuntik dana secara langsung, namun juga tidak mengubah porsi kepemilikan saham dalam suatu perusahaan.

Silakan baca informasi tersebut di artikel ini:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/11/04/081500126/menteri.bumn.bulan.ini.4.bumn.rights.issue.

Pertanyaan: Apa itu rights issue?

Jawaban: Sederhananya, rights issue adalah tindakan perusahaan mengeluarkan saham baru, sehingga pemodal bisa membelinya dan berakibat bertambahnya modal perusahaan. Namun saham baru tersebut tidak langsung dibeli oleh pihak luar. Saham tersebut terlebih dahulu ditawarkan kepada pemilik saham lama, sehingga mereka memiliki opsi paling pertama untuk membelinya.

Karena tujuan menerbitkan saham baru ini adalah untuk dibeli lagi oleh pemegang saham lama, maka porsi kepemilikan perusahaan tidak berubah.

Silakan baca definisi rights issue di sini:

http://www.bareksa.com/id/text/2015/04/07/apa-itu-right-issue-apa-konsekuensinya-apakah-menguntungkan-bagi-investor/10050/saham

Pertanyaan: Apakah tindakan rights issue ini sudah disetujui oleh DPR?

Jawaban: Sudah, Pada tanggal 24 Agustus 2016, Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah bertemu dengan Komisi VI DPR RI untuk membahas rencana rights issue 4 BUMN. Dari pertemuan tersebut dicapai persetujuan oleh DPR untuk melakukan rights issue.

“Komisi VI menyetujui privatisasi 4 BUMN terbuka dengan tetap mempertahankan porsi saham pemerintah dengan right issue,” kata Wakil Ketua Komisi VI Dodi Reza Alex setelah pertemuan terjadi.

Silakan membaca informasi tersebut di sini:

http://economy.okezone.com/read/2016/08/24/320/1471959/4-bumn-raih-izin-right-issue-ini-daftarnya

Pertanyaan: Perusahaan BUMN apa saja yang melakukan rights issue?

Jawaban: Rights issue dilakukan terhadap 4 perusahaan infrastruktur yang memang membutuhkan tambahan modal karena pesatnya pembangunan di Indonesia pada masa pemerintahan Jokowi: PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Be the first to comment

Leave a Reply