Istri Ridwan Kamil: Saya Tak Akan Maju di Pilkada Kota Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com – Atalia Praratya, istri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, masuk dalam bursa calon Wali Kota Bandung dalam Pilkada Kota Bandung 2018 menurut hasil survei dari Indonesia Strategic Institut (Instrat).

Atalia dinilai memiliki popularitas cukup tinggi di kalangan warga Kota Bandung. Meski demikian, Atalia menegaskan dirinya tidak akan maju pada Pilkada Kota Bandung 2018.

“Saya tidak akan maju,” Kata Atalia saat ditemui di Pembukaan RA Hijab, Bandung Indah Plaza, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Sabtu (29/4/2017).

Atalia pun berterima kasih dan mengapresiasi dukungan dari masyarakat yang memintanya maju dalam Pilkada Kota Bandung 2018.

“Alhamdulillah ini kekuatan dunia media sosial. Saya melihat yang mengenal saya bukan hanya Bandung saja, tetapi di wilayah termasuk di Jabar bahkan di nasional,” ucapnya.

(Baca juga: 3 Bakal Calon Terkuat Wali Kota Bandung Versi Instrat)

Wanita yang karib disapa ‘Neng Cinta’ ini pun membantah bahwa dirinya tidak mau maju dalam Pilkada Kota Bandung lantaran dilarang oleh suaminya.

“Kalau kang Emil itu karena kita punya komitmen. Dari awal Kang Emil menganggap saya orang yang punya potensi, dalam arti saya senang bicara, aktif. Jadi Kang Emil dari awal kita sudah sepakat saat Kang Emil maju wali kota, Kang Emil bilang saya tidak bisa tanpa teteh, jadi kita tidak boleh masing-masing. Kita adalah satu tim,” ucapnya.

Menurut Atalia, ada komitmen di dalam keluarganya. Komitmen paling utama adalah mendukung Ridwan Kamil baik di dunia arsitek maupun politik.

“Saya masih percaya bahwa keluarga itu adalah sebuah tim. Jadi bukan Kang Emil maju ke Jawa Barat saya maju wali kota. Tugas saya sebagai istri adalah mendukung suami, tidak boleh ada dua matahari dalam keluarga. Artinya selama Kang Emil masih dalam dunia politik, saya akan mendukung Kang Emil dan saya tidak akan maju sendiri,” tuturnya.

Selain itu, Atalia menegaskan, dirinya akan tetap mencintai warga Kota Bandung meski tanpa menjadi wali kota.

“Untuk merangkul warga, mencintai warga tidak perlu jadi birokrasi dan sebagainya,” tandasnya.

Senang

Atalia mengaku kaget saat pertama kali mendapat kabar bahwa namanya masuk dalam bursa calon Wali Kota Bandung dalam Pilkada Kota Bandung 2018 menurut survei Instrat yang dirilis beberapa waktu lalu.

“Jujur saya kaget,” kata Atalia.

Dia pun tidak memungkiri bahwa dirinya sangat senang mendengarnya.

“Saya senang, bohong kalau orang bilang saya tidak senang,” tuturnya.

Atalia kembali mengatakan bahwa menurut dia, popularitas yang didapatkannya adalah buah dari aktivitasnya di media sosial.

“Artinya bahwa apa yang saya lakukan selama ini diapresiasi masyarakat,” tuturnya.

Be the first to comment

Leave a Reply