Anim Pastikan Maju di Pilkada Kota Bekasi 2018

Bekasi- Akhirnya terjawab sudah keinginan sekelompok masyarakat kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi Anim Imamuddin. Putra asli Betawi ini memastikan diri maju di Pilkada 2018 Kota Bekasi.

DI hadapan kader PDI Perjuangan, Jumat (12/5), Anim menyampaikan langsung sikapnya untuk maju pada kontestasi lima tahunan tersebut. “Saya menyatakan diri siap maju dan bertarung di Pilkada 2018 Kota Bekasi,” kata Anim yang disambut tepuk tangan dan teriakan meriah dari para kader.

Saat ditemui Koran Bekasi, Anim membenarkan hal tersebut dan mengaku akan mendaftarkan diri di penjaringan dan penyaringan nama bakal calon kepala daerah yang dibuka Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP mulai 20 Mei hingga 1 Juni mendatang. “Ya saya akan segera mendaftar. Saya akan ambil formulir penjaringan dan segera mengembalikannya,” tegasnya.

Anim mengaku sudah mendapat restu dari keluarga besarnya untuk ikut kembali dalam Pilkada 2018 setelah sebelumnya harus menerima pil pahit setelah kalah di Pilkada 2013 yang saat itu maju berpasangan dengan Sumiyati, istri mantan walikota Bekasi, Mochtar Mohammad.

Anim juga mengakui banyak dorongan dari berbagai pihak yang membuat dirinya berkeinginan tampil sebagai calon Walikota Bekasi periode 2018-2023. “Alhamdulillah sudah dapat restu dari istri, anak, dan keluarga besar. Dan mudah-mudahan dapat restu juga dari DPP. Pada intinya saya siap untuk bertarung merebut kemenangan seperti yang dicita-citakan partai,” lanjutnya sambil tersenyum.

Terkait pasangan, Anim mengikuti kebijakan yang diambil DPP PDIP. Kalaupun DPP PDIP mengambil langkah untuk berpasangan dengan Golkar seperti pada Pilkada DKI Jakarta, pria yang juga ketua Dekopinda Kota Bekasi ini mengaku siap.

“Saya mengikuti kebijakan DPP, kita memang partai pemenang pemilu di Kota Bekasi, namun jika rasionalnya kita harus berpasangan dengan petahana dan mendapat kepercayaan menjadi nomor 2, kenapa tidak,” bebernya.

Hal ini pun disambut baik para kader dan simpatisan PDIP. Salah satunya datang dari Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Medan Satria, Marwih.
Dirinya mewakili segenap pengurus PAC Medan Satria mengaku siap mendukung Ketua DPC PDIP Kota Bekasi di Pilkada 2018.

“Ini jawaban yang ditunggu oleh para pengurus. Dan kami siap mendukung siapapun nanti yang akan direkomendasikan oleh DPP, terlebih kami siap mendukung Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Mari kita rapatkan barisan,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Kota Bekasi, Nico Gondjang. Terkait pasangan PDIP ke depan, pihaknya masih menunggu hasil dari DPP. Bagi Nico, siapapun kader eksternal maupun internal, bisa mendaftarkan diri di penjaringan.

“Siapapun bisa ikut mendaftar. Nanti setelah tanggal 1 Juni penutupan, kita ambil lima suara tertingggi dan kita sampaikan ke DPD kemudian dari DPD akan dibawa lagi jadi tiga nama ke DPP,” ujarnya.

Terkait adanya kabar PDIP yang akan diduetkan dengan Golkar, Nico sendiri tidak menepis adanya tanggapan koalisi partai berlambang pohon beringin tersebut bersama PDIP. “Semuanya kita masih menunggu hasil keputusan dari DPP. Namun kita harus berpikir secara rasional, karena ini bukan kepentingan pribadi melainkan kepentingan partai. Biarpun kita sebagai pemenang pemilu tapi kita harus lihat hasil survei kita dengan petahana. Kalau hasil survei kita ada di peringkat pertama ya kita siap jadi yang nomor satu. Dinamis saja,”pungkasnya. (jimmy)

Be the first to comment

Leave a Reply