Menag: Ramadhan Bulan Muhasabah Tentang Keberagaman

Jakarta, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengimbau seluruh umat Muslim Indonesia untuk betul-betul menghayati makna dan esensi dari bulan Ramadhan yang jatuh besok (Sabtu, 27/5).

Pesan itu disampaikan Menteri Agama usai konferensi pers penetapan awal Ramadhan 1438 H di Gedung Kementerian Agama, Jakarta (26/5).

Selain sebagai bulan suci Islam, Ramadhan adalah bulan muhasabah atau bulan untuk evaluasi dan instrospeksi diri. Umat harus bisa menjaga sisi kemanusiaan yang beragam.

“Ramadhan adalah bulan muhasabah untuk kita melakukan evaluasi dan instrospeksi, apakah keberagamaan kita sudah benar-benar untuk menebar kemaslahatan bagi sesama kita? Apakah keberagamaan kita sudah benar-benar untuk menjaga dan melindungi harkat dan martabat kemanusiaan sesama kita meskipun berbeda beda?” katanya.

Menurutnya, akan sangat rugi bagi umat Muslim bila tidak bisa menghayati Ramadhan atau masih merendahkan orang-orang yang berbeda latar belakang atau keyakinan.

Menag berharap umat Muslim dapat menjadi lebih baik, memaknai Ramadhan dan melakukan muhasabah pada keberagamaan.

“Karenanya, mudah-mudahan di bulan Ramadhan ini kita berbenah diri, memperbaiki keberagamaan kita sehingga semakin berkualitas.” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply