Ramadhan Momentum Mengembalikan Persatuan

Jakarta, Datangnya bulan suci Ramadhan diharapkan dapat menjadi momentum merajut kembali persatuan antar umat dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai contoh, ajang Pilkada DKI Jakarta kemarin sempat membuat masyarakat terbelah.
Berita Terkait

Direktur Studi Demokrasi Rakyat Hari Purwanto menjelaskan, Pancasila dan kebhinnekaan merupakan faham yang sudah final di Indonesia, sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi. Karena itu, bulan Ramadhan harus dijadikan momentum untuk merajut perpecahan yang pernah terjadi.

“Jangan lupa, Ramadhan juga menjadi bagian dari sejarah bangsa ini, karena kemerdekaan 17 Agustus 1945 terjadi di bulan Ramadhan,” ujar Hari dalam diskusi kebangsaan yang digelar Aliansi Mahasiswa Republik Indonesia (AMRI) di Jakarta (Jumat, 26/5).

Pada kesempatan yang sama, Koordinator AMRI Agung Zulianto menambahkan bahwa perpecahan di tengah masyarakat yang terjadi saat ini didorong segelintir pihak yang mencoba mempersoalkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dengan ideologi lain.

“Andai kau tahu, Pancasila dibentuk dengan darah dan air mata, itu semua semata-mata agar kalian tidak berkelahi anakku,” kata Agung mengutip ungkapan Proklamator Bung Karno.

Be the first to comment

Leave a Reply