Heboh Kasus Persekusi Karena Medsos, Ini Kata Bang Anim

Bekasi,

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Anim Imamuddin menanggapi tindakan persekusi yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Di era informasi dan teknologi, Bang Anim, sapaan akrab Anim Imamuddin mengajak semua masyarakat khususnya warga Kota Bekasi untuk lebih bijak dan dewasa, terutama penggunaan media sosial (medsos).

“Kita tidak bisa menyalahkan kemajuan tekhnologi. Perlu adanya kedewasaan di era sekarang ini. Kadang-kadang akal kita kalah cepat dengan teknologi,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi ini menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi agar tidak sembarangan membuat status tulisan dan mengunggah gambar di medsos yang isinya menyinggung perasaan orang sehingga memicu konflik.

“Harus lebih berhati-hati dalam menulis status dan mengirimkan gambar atau foto ke media sosial. Harus lebih bijak dan harus punya rasa Pancasila,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bila timbul perbedaan karena masalah isi postingan atau status di medsos, tidak boleh bertindak intimidasi dan persekusi.

“Saya menyesalkan tindakan yang bisa mengintimidasi secara fisik. Anak-anak itu perlu dididik. Serahkan kepada pihak yang  berwajib,” jelasnya.

Untuk itu Bang Anim juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih hati-hati menggunakan media sosial. “Semoga dengan ditangkapnya pelaku dugaan persekusi bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Marilah kita lebih bijak dalam menggunakan medsos, karena tulisanmu harimau mu. Jadi harus hati-hati,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply