Mantan Pemain Persib Zaenal Arif Ingin Lanjut Studi S2 dan Kursus Lisensi C AFC


Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Masih ingat dengan Zaenal Arief? Ya, dia adalah satu di antara striker terbaik yang dimiliki Persib Bandung.

Bomber Persib dan timnas Indonesia selama era 2000-an itu berencana melanjutkan studi ke jenjang magister (S2).

Itu untuk menunjang karirnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pelayanan Pajak (Disnyanjak), Kota Bandung.

Kakak kandung mantan striker Persib, Yandi Sofyan ini, pernah menolak tawaran menjadi asisten pelatih Madura United.

Itu terjadi pada awal 2016.

Kala itu, Zaenal Arif beralasan ingin fokus kerja dan menyelesaikan kuliah.

Gelandang Persib Bandung Toni Sucipto mencoba menghentikan pergerakan striker PSPS Pekanbaru Zainal Arif pada laga lanjutan Liga Super Indonesia, Rabu (23/5) di Stadion Sport Center Taluk Kuantan. PSPS Pekanbaru ditahan imbang oleh tamunya Persib Bandung dengan skor 0-0.
Gelandang Persib Bandung Toni Sucipto mencoba menghentikan pergerakan striker PSPS Pekanbaru Zainal Arif pada laga lanjutan Liga Super Indonesia, Rabu (23/5) di Stadion Sport Center Taluk Kuantan. PSPS Pekanbaru ditahan imbang oleh tamunya Persib Bandung dengan skor 0-0. (TRIBUN PEKANBARU/DODDY VLADIMIR)

Saat ini, Abo sapaannya masih berstatus mahasiswa jurusan Akutansi STIE STAN IM dan menjalani keseharian di luar sepakbola.

“Sekarang, saya menikmati masa-masa menjadi ayah dan PNS. Kadang-kadang, saya main bulutangkis,” kata Zainal Arif ketika ditemui Tribun di Kantor Disnyanjak Kota Bandung, Senin (12/6/2017).

Ia mengaku pernah menjadi juara bulutangkis tingkat kecamatan.

Penolakan menjadi asisten pelatih Madura United, eks klubnya semasa masih aktif sebagai pemain, bukan berarti Abo benar-benar berniat meninggalkan sepakbola.

“Saya berencana mengambil S2 dan lisensi pelatih C AFC,” ujar mantan pemain Persita Tangerang itu. (*)



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply