Rohadi Berencana Serahkan Uang Suap Saipul Jamil ke Ifa di Surabaya







Jakarta – Panitera pengganti PN Jakarta Utara, Rohadi kini memegang kartu truf. Di tangannya, kartu itu mengarah ke ketua majelis perkara Saipul Jamil, Ifa Sudewi. Ifa kini menjadi hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar.

Menurut Rohadi, Ifa meminta pengkondisian pelantikan Ifa sebagai Ketua PN Sidoarjo. Untuk mengkondisikan serah terima jabatan itu, Rohadi mengkondisikan putusan Saipul Jamil dengan tarif Rp 250 juta.

“Belum sampai (ke Ifa),” kata Rohadi saat diperiksa sebagai tersangka di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (12/6/2017).

Rohadi menerima uang itu dari pengacara Ipul, Berthanatalia. Namun sebelum diserahkan ke Ifa, Rohadi keburu ditangkap KPK usai menerima uang dari dari Berthanatalia.

“Nanti sampainya (ke tangan Ifa), belum saya antarkan ke Surabaya,” ujar Rohadi dengan tersenyum.

“Intinya sudah ada komitmen?” tanya wartawan.

“Sudah,” jawab Rohadi tegas.

Sebagaimana diketahui, Saipul Jamil dituntut 7 tahun penjara karena melakukan pencabulan. Atas tuntutan itu, Ifa menjatuhka hukuman 3 tahun penjara kepada Saipul Jamil. Di tingkat banding, hukuman Saipul Jamil diperberat menjadi 5 tahun penjara. Kini Saipul Jamil juga kembali duduk di kursi pesakitan dengan dakwaan korupsi berupa penyuapan kepada majelis hakim.

Adapun Rohadi, telah dihukum 7 tahun penjara karena menerima suap untuk perkara Saipul Jamil. Tapi KPK tak berhenti di situ. Rohadi kini kembali disangkakan dengan delik baru yaitu gratifikasi dan pencucian uang. Sebab, harta Rohadi tak wajar. Sebagai PNS dengan gaji Rp 8 jutaan, ia memiliki rumah senilai Rp 6 miliar, 19 mobil, rumah sakit hingga proyek real estate.

(asp/dhn)



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply