Istri lurah di Jembrana mengaku dihipnotis sampai mau berpose syur



Merdeka.com – SND (37), istri lurah di Kabupaten Jembrana sempat disidang oleh keluarga, setelah aksinya mengunggah video dan foto syur di akun Facebook miliknya bikin geger. SND membantah mengunggah foto dan video tersebut. SDN bersama sang suami berinisial NGW melaporkan kasus ini ke Polda Bali, Selasa (13/6).

“Istri saya sudah melaporkan masalah tersebut ke cyber crime Polda Bali, dan saat ini istri saya masih berada di Denpasar,” terang NGW, Selasa (13/6).

Unggahan konten pornografi tersebut bermula saat SND melakukan video call kepada seseorang yang tidak dikenal. NGW tidak membantah perempuan dalam video tersebut adalah istrinya. Istrinya beralasan nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran dihipnotis.

“Istri saya katanya seperti kena hipnotis. Dia tidak sadar menuruti keinginan orang yang diajak chatting tersebut,” akunya.

Menurut NGW, diduga aksi di luar kesadaran istrinya tersebut direkam dan disimpan pelaku dan kemudian digunakan untuk melakukan pemerasan.

“Saya sudah tujuh belas tahun menikah dengan istri saya, dan saya paham benar dengan sifatnya (istrinya). Jika tidak karena pengaruh hipnotis tidak mungkin dia mau melakukan hal yang tidak senonoh,” tutur NGW.

Orang yang diajak chatting dalam video call tersebut menurut NGW telah melakukan pemerasan berulang kali kepada istrinya. Dia meminta sejumlah uang, dan jika tidak mau memberikan uang sesuai permintaannya, mengancam akan mengunggah poto-poto dan video syur istrinya ke FB.

Dari kurun waktu sejak bulan April lalu, sedikitnya istrinya sudah mentransfer uang kepada orang tersebut sekitar Rp 10 juta. Terakhir sebelum diunggah, orang yang tidak dikenal itu sempat mengirimkan SMS kepada istrinya dan meminta sejumlah uang.

“Ada bukti SMS dan saya sudah serahkan bukti itu ke polisi. Isinya agar istri saya mengirimkan sejumlah uang dan jika tidak dikirim sampai jam dua belas siang maka foto-foto dan video syur istri saya akan diunggah,” jelasnya.

Namun lantaran istrinya tidak bersedia mentransfer kembali, akhirnya konten pornografi diunggah di FB dengan menggunakan akun palsu. [cob]



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply