Geng Brengsek City vs Kanbes Bentrok di Cakung, 3 Remaja Luka Bacok







Jakarta – Satgas Rajawali Polres Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Cakung menangkap 8 remaja anggota gangster yang terlibat tawuran di Cakung, Jakarta Timur. Dalam tawuran tersebut 3 remaja mengalami luka bacok.

“Geng Brengsek City dan Geng Kanbes (Kandang Besar), mereka saling serang pada tanggal 9 Juli kemarin dan ada 3 korban luka bacok. Dari Geng Brengsek City bernama Sahru Ramadhan (18) luka di kepala dan dua lainnya dari geng Kanbes yakni Ahmad Rofyudin (20) dan Ahmad Apriansyah (17) mengalami luka di bagian punggung dan tangan,” ungkap Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Senin (17/7/2017).

Andry mengatakan peristiwa tawuran dipicu kedua anggota gangster tersebut saling ejek di media sosial. Kemudian geng Brengsek City tersulut emosi lalu menghampiri tempat nongkrong geng Kanbes di Jalan Raya Pulo Gebang, Kampung Kandang Besar, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur.

“Brengsek City yang beranggota 30 orang konvoi menggunakan motor menuju ke arah Kandang Besar, Ujung Menteng, yang ternyata anak Geng Kanbes yang berjumlah 20 orang sudah menunggu. Lalu mereka saling serang,” kata Andry.

Dari peristiwa itu polisi melakukan penyelidikan dan pengejaran sehingga dapat ditangkap 8 remaja dengan inisial RH alias Ambon (16), AN (15), RR (15), MF (15), FF (15), AT (13), MF (16) dan ALM (17). Kedelapan remaja itupun ditangkap saat merencana penyerangan ulang pada tanggal 15 Juli 2017 ke Kandang Besar.

“Mereka ini ikut serta membantu dan melakukan penyerangan secara bersama-sama ke daerah Kanbes (kandang besar) Pulo Gebang. Pelaku RH alias Ambon yang membawa celurit yang digunakan untuk membacok korban,” jelas Andry.

Para pelaku itu kemudian diamankan di Polres Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan. Sementara itu, Andry menyebut anggotanya kini masih memburu para pelaku lain yang terlibat dalam tawuran tersebut.

“Kita masih buru pelaku yang lain sepertinya pelaku ini lebih dari 10,” tegasnya.

(ibh/tor)



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply