Pemerintah Diminta Jangan Lemah Negosiasi Dengan Freeport


BERITA JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR-RI, M. Nasir menilai pemerintah lemah dalam bernegosiasi dengan Freeport termasuk janji pembangunan smelter.

“Soal Freeport ini jangan jadi pembohongan publik. Proses divestasi saja dari awal sudah sulit, sekarang janji pembangunan smelter juga tidak jelas,” ujar M. Nasir dalam rapat kerja Komisi VII DPR-RI dengan Menteri dan Wakil Menteri ESDM, Selasa (5/12/2017).

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi VII lainnya, Tjatur Sapto Edy yang mengatakan, jangan sampai pemerintah dipermainkan oleh PT. Freeport soal janji membangun smelter.

Pasalnya, hingga kini belum ada tanda-tanda pembangunan smelter di Gresik yang konon sempat beredar kabar akan dijadikan tempat pembangunan smelter PT. Freeport.

Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Golkar, Eni Maulani Saragih pun mempertanyakan kesanggupan pemerintah menguasai saham Freeport sejumlah 51 persen dan itikad baik untuk merealisasikan janjinya yang lain.

“Wajar jika kita menjadi ragu karena sikap dan langkah yang dilakukan Freeport tidak seia dan sekata. Polemik ini harus menjadi pelajaran bagi pemerintah,” papar Eni.

Menanggapi hal itu, Menteri ESDM, Ignatius Jonan menjelaskan, bahwa janji membangun smelter Freeport masih tertunda, dikarenakan proses transisi divestasi atau keputusan kepemilikan 51 persen segera dipegang pemerintah.

Untuk mencapai divestasi 51 persen, sebanyak 40 persen participating interest Rio Tinto, perusahaan tambang terbesar kedua di dunia asal Australia, akan diakuisisi oleh BUMN yang ditugaskan pemerintah bersama-sama dengan BUMD.

Selain itu, saham milik PT. Indocopper sebanyak kurang lebih 9 persen yang dikuasai Freeport McMoran juga akan diambil alih pemerintah.

“Sampai saat ini, negosiasi sudah dilakukan dan mulai dibahas legal drafting untuk akuisisi sahamnya,” pungkasnya. (Ayu/OSS)

The post Pemerintah Diminta Jangan Lemah Negosiasi Dengan Freeport appeared first on BeritaEkspres.com.



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply