KPU Kota Bekasi Tagih Dana Pilkada Rp41 Miliar


BERITA JAKARTAKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengaku belum menerima sisa dana Pilkada dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabarta). Masih ada sekitar Rp38,3 miliar yang belum diberikan kepada KPU Kota Bekasi dari Pemkot Bekasi dan Rp3,1 miliar dari Pemprov Jabar. Sehingga, total dana yang belum diterima Rp41 miliar.

.”Dana yang belum diberikan ada sekitar Rp38 miliar untuk pelaksanaan Pilkada serentak Kota Bekasi dan Jawa Barat,” terang Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, Jumat (12/1/2018).

Menurutnya, Pemkot Bekasi mengalokasi anggaran Pilkada sebesar Rp43 miliar. Namun, baru diterima oleh KPU sebesar Rp4,7 miliar pada akhir 2017 lalu yang dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Pemkot Bekasi.

Selain dana dari Pemkot Bekasi, KPU Juga mendapat dana hibah dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp5 miliar untuk pelaksanaan Pilgub Jawa Barat, sehingga apabila dana hibah itu ditotal, maka besarnya mencapai Rp48 miliar. Angka ini lebih rendah dari yang diajukan KPU sebesar Rp59 miliar pada tahun 2017 lalu.

Kepala Divisi Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Bekasi, Kanti Prayogo, menambahkan, Pemprov Jawa Barat menyalurkan anggaran biasanya per kegiatan. “Bila ditotal dana yang masuk dari Jawa Barat sampai saat sebesar Rp1,9 miliar,” ungkapnya.

Dengan begitu, masih ada kekurangan dana sekitar Rp3,1 miliar dari Pemprov Jawa Barat. Padahal, KPU Kota Bekasi melaksanakan tes kesehatan dan psikologis pasangan calon, Jumat (12/1/2018) dan Sabtu (13/1/2018) yang membutuhkan anggaran untuk pihak ketiga seperti rumah sakit, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN) dan RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat.

Selain itu, kata dia, dana tersebut juga digunakan untuk honor panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), pemutakhiran data, kertas suara, bilik suara dan sebagainya. “Kami berharap awal Februari dana itu sudah masuk dari Kota dan Provinsi,” ujarnya.

Terpisah, Asisten Daerah III Pemerintah Kota Bekasi, Dadang Hidayat mengatakan, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk pencairan dana itu masih dalam proses. Dia menargetkan, paling lambat pada pekan depan dana itu sudah dicairkan ke KPU Kota Bekasi.

“Kami lakukan pencairan pekan depan paling telat. Dana yang belum dicairkan Kota Bekasi sebesar Rp44 miliar, termasuk untuk Panwaslu dan pengamanan untuk Pilkada,” tandasnya. (BR-1)

Sumber: Suara Pembaruan

The post KPU Kota Bekasi Tagih Dana Pilkada Rp41 Miliar appeared first on BeritaEkspres.com.



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply