Wakil Ketua KPK: Tak Ada Penyerangan Profesi Advokat dan Dokter


BERITA JAKARTAWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menegaskan tidak ada penyerangan atas profesi advokat terkait kasus yang menjerat Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto.

“Sehubungan dengan pernyataan Fredrich Yunadi yang mengesankan seolah-olah proses hukum atas dirinya merupakan penyerangan atas profesi advokat, maka saya mengajak semua pihak untuk tidak menggeneralisasi profesi advokat,” kata Syarif di Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Menurut dia, KPK mengetahui banyak sekali advokat yang profesional dan baik, di mana dalam menjalankan profesinya selalu berpedoman pada etika profesi dan tidak berupaya menghalang-halangi proses penegakan hukum dalam bekerja.

“Adalah betul bahwa profesi advokat atau dokter adalah profesi mulia yang ditujukan untuk melindungi hak-hak klien dan untuk mengobati orang-orang yang sakit,” ucap Syarif.

Oleh karena itu, sambungnya, advokat dan dokter diharapkan tidak menghalang-halangi penanganan kasus korupsi oleh penegak hukum karena ada konsekuensi hukumnya sebagai mana dijelaskan di Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

KPK telah menetapkan Fredrich Yunadi dan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka merintangi penyidikan korupsi proyek e-KTP elektronik dengan tersangka, Setya Novanto.

Keduanya pun kini, telah resmi ditahan KPK untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari ke depan. Bimanesh terlebih dahulu ditahan sejak Jumat (12/1/2018) malam di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

Sedangkan Fredrich ditahan sejak Sabtu (13/1/2018) siang di Rutan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK. (BR-1)

Sumber: Antara

The post Wakil Ketua KPK: Tak Ada Penyerangan Profesi Advokat dan Dokter appeared first on BeritaEkspres.com.



Source link

Be the first to comment

Leave a Reply